--> Kang-Mauk : Info Operator Sekolah | informasi dan tips yang bermanfaat

informasi menarik dan menyenangkan

www.kangmauk.blogspot.com
Showing posts with label Info Operator Sekolah. Show all posts
Showing posts with label Info Operator Sekolah. Show all posts

Wednesday, August 3, 2022

MUDAH BANGET!!! Cara Terbaru Sinkronisasi Dapodik Versi 2022

MUDAH BANGET!!! Cara Terbaru Sinkronisasi Dapodik Versi 2022

Salam Hangat dari Blogger Bogor Barat Langkah-langkah sinkronisasi dapodik versi 2021/2022 berbeda dengan cara sinkronisasi dapodik versi 2019. Di mana ketika Anda login dengan akun operator sekolah maka pada menu beranda aplikasi dapodik 2022 tidak ada tombol sinkronisasi. Lantas di mana menu sinkronisasi dapodik bisa muncul dan ditemukan?. Ya ya ya, para OPS jangan kaget jika menu sinkronisasi hilang dari beranda aplikasi dapodik login OPS, karena dengan adanya pembaruan fitur lembar konfirmasi sinkronisasi, saat ini tombol sinkronisasi dapodik 2022 hanya dapat terlihat pada halaman beranda dapodik ketika Anda login dengan akun dapodik Kepala Sekolah dan/atau login operator sekolah dan melakukan tukar akses pengguna sebagai peran Kepala Sekolah.
Catatan: Sebelum Anda melakukan sinkronisasi, pastikan Anda sudah berhasil memunculkan menu sinkronisasi di dapodik 2022 Cara Sinkronisasi Dapodik Versi 2022 Pastikan koneksi internet Anda lancar, kemudian ikuti langkah-langkah sinkronisasi dapodik seperti di bawah ini: 1. Login di dapodik versi 2022 !
Khusus untuk cara sinkronisasi dapodik versi terbaru 2022 ini hanya dapat dilakukan pada halaman dapodik kepala sekolah. Adapun untuk login di beranda dapodik kepala sekolah, Anda dapat masuk dengan akun dapodik kepala sekolah dan/atau masuk dengan akun login operator sekolah kemudian memanfaatkan fitur tukar pengguna peran OPS sebagai KS. Untuk melakukan tukar pengguna peran Operator Sekolah sebagai Kepala Sekolah dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: buka halaman login dapodik masukkan email dan password login operator sekolah klik menu pengaturan klik tombol tukar akses pengguna masukkan kode registrasi dapodik sekolah dan klik OK klik menu Akun GTK cari dan klik nama Kepala Sekolah klik Tombol Tukar Pengguna 2. Lakukan validasi dan klik menu sinkronisasi!
Silakan klik menu validasi, validasi lokal, serta klik tombol tabulasi sekolah, sarpras, peserta didik, GTK, rombongan belajar dan jadwal, pembelajaran, nilai, dan referensi. Jangan lupa pastikan sudah tidak ada data yang invalid. Setelah seluruh data valid, silakan klik menu Sinkronisasi. Jika masih ada data yang warning tetap bisa melakukan sinkronisasi, maka jika ada informasi "Masih ditemukan data Warning berjumlah ... data. Mohon pastikan data yang Anda isikan sesuai dengan kondisi riil yang ada di sekolah". Anda akan melanjutkan ke proses sinkronisasi?, silakan klik Ya.
3. Klik tombol Lanjut pada lembar konfirmasi sinkronisasi dapodik step/tahap 1 !
Lembar konfirmasi ini berupa rekapitulasi beberapa data yang telah diinputkan melalui Aplikasi Dapodik guna untuk dikonfirmasi kebenaran datanya sebelum dikirimkan ke server pusat Kemdikbud. 4. Klik tombol Tampilkan pada lembar sinkronisasi dapodik step 2 a ! Pada lembar konfirmasi sinkronisasi ini terdapat lima tabel yang ditampilkan yaitu tabel GTK, pembelajaran, peserta didik, sarana dan prasarana, dan sekolah. Silakan klik tombol tampilkan untuk menampilkan detail per tabel.
5. Centang semua isian dan klik tombol konfirmasi pada lembar sinkronisasi dapodik step 2 b ! Pastikan Anda sudah menyentang/mencontreng semua isian. Jika ada isian yang belum dicentang, konfirmasi tidak bisa dilakukan dan tidak bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya. Jika sudah mencentang semua isian, klik tombol konfirmasi isian dapodik.
6. Klik Lanjutkan Sinkronisasi pada lembar persetujuan pengiriman data dapodik ! Pastikan data yang dikonfirmasi sudah sesuai sebelum melakukan sinkronisasi. Selanjutnya, silakan klik tombol Lanjutkan Sinkronisasi.
7. Klik Lanjut pada lembar konfirmasi sinkronisasi dapodik step 3 (Pernyataan integritas kepala sekolah tentang data dapodik) ! Contoh isi Pernyataan Integritas Data Dapodik
Saya yang bertanda tangan di bawah ini, selaku kepala sekolah ... menyatakan dengan sesungguhnya bahwa data yang dikirimkan ke server Dapodikdasmen Kemdikbud telah diperiksa kebenarannya dan sesuai dengan fakta di sekolah yang saya pimpin. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila terjadi manipulasi data, maka saya bersedia menerima sanksi moral, sanksi administrasi, serta tuntutan ganti rugi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 8. Klik Ya pada halaman konfirmasi sinkronisasi dapodik!
9. Tunggu proses loading halaman sinkronisasi dapodik !
10. Pastikan koneksi dengan server terhubung kemudian klik sinkronisasi

Wednesday, September 30, 2015

Contoh Surat Pindah Sekolah Terbaru

Contoh Surat Pindah Sekolah Terbaru

Assalamualaikum wr.wb
Salam Hangat dari Blogger Bogor Barat

berikut ini contoh surat pindah sekolah



PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR
DINAS PENDIDIKAN
UPT PENDIDIKAN XXXV KECAMATAN SUKAJAYA
SEKOLAH DASAR NEGERI CALINGCING
Alamat :Kp.Calingcing Desa Sipayung Kec Sukajaya Kab.Bogor


 
    NPSN :
2
0
2
0
1
4
7
4

 

        SURAT KETERANGAN PINDAH SEKOLAH

Nomor  : 820/SD.Calingcing/ VIII /2015

Yang bertanda tangan di bawah ini, Kepala Sekolah Dasar Negeri Calingcing, Kecamatan Sukajaya  Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat, menerangkan bahwa    :

Nama                                       :  MASUD ALFIKRY
TTL                                         :  Bogor, 10/09/2009
Induk Siswa                            :  1516010026
NISN                                      :  0097193998
Kelas                                       :  I (Satu)
Jenis Kelamin                          :  Laki-laki
Alamat                                                :  Kp.Calingcing Desa Sipayung Kec Sukajaya Kab.Bogor 16660
  
Sesuai surat permohonan pindah sekolah oleh orang tua:
Nama                                       :  BANA MURSANI
Pekerjaan                                 :  Wiraswasta
telah mengajukan pindah Sekolah ke SD NEGERI SINDANG BARANG 4 dengan alasan .................Ikut dengan Orang tua.........................
Demikian Surat Keterangan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Calingcing,22 September 2015
Kepala Sekolah
SD Negeri Calingcing,



SAIMAN,S.Pd
NIP.195703301977051001

" -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Setelah anak diterima di sekolah ini, isian di bawah ini harap dikirim kembali pada kami.

NPSN :









Nama Sekolah               : …………………………………………………………………..
Status Sekolah              : …………………………………………………………………..
Alamat                          : …………………………………………………………………..
Desa                              : …………………………………………………………………..
Kecamatan                    : …………………………………………………………………..
Kabupaten                     : …………………………………………………………………..
Nama Siswa                  : …………………………………………………………………..
Diterima di kelas           : …………………………………………………………………..
Diterima tanggal           : …………………………………………………………………..



……………….., …………………
Kepala Sekolah,


…………………………
NIP

 






Friday, October 31, 2014

Aplikasi dan Patch Dapodik Versi 3.0.1

Aplikasi dan Patch Dapodik Versi 3.0.1

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Salam Hangat dari Blogger Bogor Barat

SALAM satu Nusa
Satu Bangsa
Satu Bahasa
Satu Data

Aplikasi Dapodik Terbaru telah Lahir, Operator Siap Bekerja walaupun belum ada Perhatian Dari Pemerintah. Semangat Kerja Tetap Membara demi Kualitas data dan Pendidikan yang Merata Bagi Nusa Tercinta dan demi kemajuan pendidikan Negara Indonesia Tercinta.
Aplikasi Dapodik Versi 3.0.2 ini pada intinya sama dengan Versi sebelumnya tetapi ada perbaikan-perbaikan yang lebih memudahkan operator sekolah untuk mengedit nama baik siswa, PTK dan sebagainya hehehe

  


Bagi yang sudah terinstal Dapodik Versi 3.0.0 hanya perlu mendownload File Patch versi 3.0.1

Download :
      1. Installer Dapodik Versi 3.0.1 ( Download )
      2. File Patch / Update versi 3.0.0 ke 3.0.1 ( Download )

Semoga Bermanfaat..

Tambahan Jika ingin Usaha yang menjanjikan Bisa Gabung di sini http://kangenwaterdepok.net
Temukan dan raih impian anda SALAM SUKSES




Wednesday, August 20, 2014

Apakah Anda Sebagai Operator Sekolah? Sudahkah Anda Mendapat Honor Operator Dapodik?

Apakah Anda Sebagai Operator Sekolah? Sudahkah Anda Mendapat Honor Operator Dapodik?

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Salam Hangat dari Blogger Bogor Barat


Tujuan  pendataan  Data Pokok Pendidikan  adalah  untuk memperoleh  data  secara  langsung  yang  cepat,  akurat,  valid,  lengkap,  dapat  dipertanggungjawabkan  dan  termutakhir.  Data  dari  sekolah  akan  digunakan  oleh  Kementerian  Pendidikan  dan  Kebudayaan  serta  Dinas  Pendidikan  Provinsi  dan  Kabupaten/Kota  untuk  perencanaan  dan  evaluasi  program pendidikan. 
Nah, sebagai seorang operator Dapodik, anda berhak mendapatkan honor operator yang bisa di bayarkan minimal 6 bulan sekali. Normalnya tiap 3 bulan. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat di juknis BOS 2014.
Nah untuk cara penghitunganya, teman-teman bisa melihat penghitungan ini sebagai referensi.
Itu hak anda, maka tidak salah jika anda mengambilnya. Ketika download, jangan lupa klik Skip Add atau Lewati pada kanan atas, agar lebih cepat.
 
Sumber: 
http://infokepegawaian.blogspot.com/2014/03/cara-menghitung-honor-dapodik.html

Thursday, June 5, 2014

Beratnya Tugas Seorang Operator Sekolah Tanpa Perhatian dari pemerintah

Beratnya Tugas Seorang Operator Sekolah Tanpa Perhatian dari pemerintah

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Salam Hangat dari Blogger Bogor Barat

Nasib dan Harapan Operator Sekolah


Operator sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pendataan pendidikan dasar atau yang dikenal dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Berbagai kebijakan pendidikan seperti penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), tunjangan guru serta bantuan bagi siswa tidak mampu didasarkan pada data yang telah diinput oleh operator sekolah. Oleh karenanya kepala sekolah diharapkan memberikan pehatian penuh kepada mereka dengan menyediakan kelengkapan data yang dibutuhkan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Thamrin Kasman beberapa waktu yang lalu.
Namun demikian, tidak sedikit dari operator sekolah yang mengalami nasib kurang beruntung. Besarnya jasa mereka dalam menyukseskan program pemerintah maupun sekolah ternyata tidak sebanding dengan kesejahteraan yang mereka peroleh. Kenyataan di lapangan, masih banyak operator sekolah kita yang harus “kerja rodi” dengan “upah” seadanya. Padahal pengorbanan mereka sungguh luar biasa. Setiap hari mereka harus pulang terlambat ke rumah karenan banyaknya tugas yang dikerjakan. Bahkan di beberapa sekolah penulis masih menemukan operator sekolah yang harus rela begadang di kantor karena dikejar setoran.
Dibandingkan dengan guru, nasib operator sekolah memang sangat memprihatinkan. Disaat guru “diguyur” dengan berbagai tunjangan seperti tunjangan profesi, honor daerah, tunjangan inpassing dan sebagainya, operator sekolah hanya bisa gigit jari. Bahkan operatorlah yang paling sibuk menyiapkan persyaratan untuk guru-guru yang akan mencairkan tunjangan. Mulai dari menyiapkan berbagai SK sampai dengan melakukan update data online yang sebenarnya merupakan tugas guru. Masih beruntung jika ada guru yang mengingat jasa-jasa mereka dengan menyisihkan sebahagian rezekinya saat tunjangan tersebut cair. Namun tidak sedikit juga yang berlagak lupa seakan operator sekolah tidak pernah membantunya.
Untuk menghindari kesenjangan lebih lanjut, pemerintah diharapkan lebih memperhatikan kesejahteraan operator sekolah dengan cara mengeluarkan kebijakan yang melindungi profesi mereka. Program sertifikasi hendaknya tidak hanya diberlakukan bagi tenaga pendidik saja namun juga tenaga kependidikan. Hal ini dikarenakan sebagai salah satu komponen yang turut berperan penting dalam menyukseskan program pemerintah, tenaga kependidikan terutama yang bertugas sebagai operator sekolah juga memiliki hak untuk meningkatkan kompetensi serta kesejahteraannya.
Adapun bagi pihak sekolah terutama yang bernaung dibawah yayasan hendaknya menyediakan tunjangan khusus bagi tenaga kependidikan yang bertugas sebagai operator sekolah. Disaat pemerintah belum mampu untuk “menghidupi” mereka, uang tambahan yang diterima akan sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Dengan memberikan perhatian khusus kepada operator sekolah, kita berharap tidak ada lagi kesenjangan (sosial dan ekonomi) antara pendidik dan tenaga kependidikan. Dengan begitu keadilan sosial bagi seluruh “penghuni” sekolah pun dapat terwujud.

Friday, March 14, 2014

no image

Curhatan Operator Sekolah

Salam Hangat dari Blogger Bogor Barat
 Bogor Barat,

Operator Sekolah…belakangan ini sedang menjadi sesuatu banget bak selebriti di sekolah-sekolah utamanya di tingkat pendidikan dasar sd dan smp, ketika diberlakukan yang disebut sebagai Pendataan Dikdas atau sering disebut Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Ketika di lini pendidikan dasar mulai menerapkan serba online :D kesan yang ditangkap adalah gagap teknologi terutama di lingkungan sekolah dasar…ketika tuntutan peningkatan kompetensi sesuai dengan harapan karena adanya tunjangan profesi tampak para guru bersertifikasi dengan rata-rata usian diatas 50 taun kurang bisa mengantisipasi budaya yang sebenarnya sudah baru lagi yaitu budaya ONLINE. Penguasaan IT yang lemah pada akhirnya memaksa Operator Sekolah untuk menyelesaikan tugas-tugas meng-online-kan data-data guru.
Sebenarnya seandainya para guru lebih melek IT tentu akan meringankan tugas OP setidaknya mereka tahu prosesnya, bisa memahami ketika data sudah dientri dan masih dalam proses tidak ribut karena datanya belum valid dan belum ditetapkan SK pencairan tunjangan.
Alhasil begitu kompleksnya permasalahan dalam Dapodik ini, diawali dari sosialisasi yang begitu minim, setidaknya itulah yang disakan penulis yang juga sebagai operator sekolah. ketika sosialisasi di tingkat dinas hanya sekelebatan mata dan lebih pada pelatihan instalasi aplikasi. Kedua sosialisasi kepada guru disekolah juga sangat minim, sehingga banyak yang baru tahu tentang Dapodik ketika tunjangan profesi mereka belum tercairkan. Yang ketiga yang dirasakan penulis adalah kurang siapnya server  pusat mengantisipasi lonjakan akses ke server dari seluruh operator se Indonesia, akibatnya terjadi bottle neck dan server down dan pada akhirnya menjadikan operator tiap malam harus begadang sampai pagi hanya untuk mencoba akses ke server pusat, dan ketika siang menjelang sudah ditodong guru di sekolah dengan pertanyaan “SK saya sudah turun belum?”
Ada yang terlupakan, ketika para operator berjibaku memproses data guru disekolahnya, yaitu kesejahteraan mereka. Memang ada pembiayaan sesuai juknisnya tetapi itu hanya pada awal entry di awal tahun pelajaran, tetapi untuk ketugasan yang sebenarnya buka tugas pokok sesuai tupoksinya ini, dengan rata-rata kebanyakan operator sekolah adalah staf tata usaha atau guru honorer di sekolah, tidak ada aturan jelas mengenai hal ini dan cenderung diserahkan kepada kebijakan masing-masing sekolah yang belum tentu semua bijak  ^_^. Sehingga kebanyakan operator mengeluh mereka harus mengeluarkan dana ekstra dan diluar jam kerja untuk mengurusi pendataan ini, dengan status honorer yang berupah “padamu negeri” tentulah guru memberatkan apalagi dalam pendataan ini lebih mengkover kepada guru karena memang tidak/belum ada tunjangan untuk non guru.
Ditambah lagi sebentar lagi ada proses update NUPTK yang akan segera dilaunching yang melalui proses entri online lagi tentulah tugas operator akan semakin bertambah, bebrapa rekan operator sudah mengeluhkan hal ini, “Pasti besuk guru-guru juga pasrah sama op juga nih” kata mereka, seakan-akan kata ONLINE menjadi momok bagi mereka.
Penulis sadar, pendataan dapodik ini bertujuan mulia dan sangat bagus sekali, dan tidak hanya sekedar masalah tunjangan saja, penulis juga mendukung berlanjutnya proses pendataan ini, tetapi sebaiknya juga diperhatikan juga nasib para operator seperti kami ini, ketika kami cuma bisa menucapkan selamat bapak selamat ibu tunjangan profesi bapak ibu agar segera dicairkan dan dinikmati, sesuatu yang tidak pernah kami rasakan…lebih lagi banyak yang lupa berterima kasih pada para operator ketika mereka sudah menikmati tunjangan mereka sudah tercairkan.
Demikian sekelumit uneg-uneg pemulis, sekedar “ngudar rasa” mewakili rekan seperjuangan, mohon maaf tidak ada maksud menjelekkan pihak lain hanya sekedar beropini di posting pertama penulis, trima kasih.
Salam Pendidikan